Asal Mau Saja, Kau Pasti Bisa Menulis

0
329

Resensi Buku
Judul Buku : Be a Writer, Panduan Praktis Menjadi Penulis Eksis
Pengarang : Dr. M. Arfan Mu’ammar, M.Pdi.
Penerbit : Sahabat Pena Kita, Oktober 2019
Tebal Buku : xx + 202 halaman

Beberapa bulan ini kita dikejutkan oleh hasil penelitian Program for International Student Assesment (PISA) tentang literasi di beberapa negara. Hebohnya, dari 70 negara yang disurvei, Indonesia menempati ranking 62, jauh di bawah Vietnam yang ada di tingkat 8. Meski penelitian ini ditujukan pada anak-anak Sekolah Dasar dan SMP, namun kita semua perlu memberikan perhatian atas hasil survey ini. Dan tentu juga menjadi sebuah cermin diri.

Di tengah kegelisahan rendahnya literasi masyarakat Indonesia tersebut, buku yang ditulis oleh Wakil Direktur Pasca-sarjana Universitas Muhammadiyah Surabaya ini menjadi daya gugah kebangkitan literasi. Bagaimana tidak, buku bersampul ngejreng ini dengan sangat baik memberi motivasi bahwa menulis itu sangat mudah. “Asal mau saja, Anda pasti bisa menulis.”

Itulah pesan pertama yang disampaikan buku ini. Bagi sang Ketua Sahabat Pena Kita, sebuah komunitas WA penggiat literasi, bahwa energy menulis itu ada pada siapa saja. Tergantung atas dasar apa seseorang itu menulis. Selain itu, orang yang menulis ada di mana-mana –meski ia tidak ke mana-mana. Menulis juga bisa melepaskan beban hidup psikologis seseorang. Dengan menulis seseorang akan didorong untuk rajin membaca. Bukan hanya itu, Pak Arfan juga memberi obat “doping” untuk merangsang gairah menulis bagi pemula.

Setelah memberi motivasi menulis, buku yang awalnya tulisan berserak ini (bagian kedua) memberikan strategi bagaimana menulis. Seseorang yang ingin menulis sudah sewajarnya mengumpulkan referensi dan data. Dengan menulis berarti ia telah menyimpan hasil bacaan dan merawat catatannya. Bahkan, menurut resep buku ini, seseorang juga bisa membaca dan menulis dengan cara Ngemil. Tidak langsung banyak, tetapi sedikit demi sedikit. Seseorang yang sibuk juga bisa menulis dengan meluangkan waktu, bukan dengan mencari waktu luang. Seseorang yang ingin menjadi penulis juga dibantu mencari waktu menulis yang nyaman oleh buku ini.

Lebih dari itu, buku yang sederhana dan tidak rumit ini juga memberi bimbingan bagaimana mengedit Naskah (bagian ketiga). Pada bagian ini, seorang penulis pemula harus mengernyitkan kening, karena akan bersentuhan dengan beberapa istilah yang –mungkin—baru dikenalnya. Misalnya, Triangulasi dan Crosscheeck, Reading aloud, standarisasi bahasa, dan sebagainya. Tetapi, tidak usah khawatir, penulisnya memberi penjelasan yang enak dibaca.

Dan yang keempat buku ini juga memberi petunjuk bagaimana menerbitkan naskah buku. Sangat bermanfaat, karena kita akan dikenalkan apa itu penerbit mayor dan indie. Pun akan diperkenalkan dengan pengalaman tentang menerbitkan tulisan website, media social. Terakhir, buku ini berpesan agar jangan lupa berdoa agar naskahnya diterbitkan dan dibaca banyak orang.

Ala kulli hal, jika Anda ingin menjadi seorang penulis, maka baca dan praktikkan apa yang dituntunkan dalam buku ini. Menulis itu mungkin tidak bisa menjadi sebuah pekerjaan yang menghasilkan uang dan memenuhi seperiuk nasi. Tapi, menulis itu diperlukan untuk apa saja dan kapan saja. Dengan menulis seseorang akan dikenang dan berumur panjang. Belajar dan Menulislah!

Bagikan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here