Belajar Menulis dengan Menulis (Sebuah Pengantar)

0
598

Oleh: M Arfan Mu’ammar

Menulis adalah keterampilan, yang tidak bisa diperoleh sehari atau dua hari, sebulan atau dua bulan. Keterampilan menulis akan kita peroleh dengan terus menerus menulis setiap waktu dan setiap kesempatan.

Seseorang terampil mengendarai mobil atau terampil memanah bukan perkara teori yang muluk-muluk, tetapi keterampilan itu didapatkan karena jam terbang seseorang dalam mengendarai mobil atau melesatkan busur panah. Oleh karena itu, dalam penerbangan pesawat, keprofesionalan seorang pilot, dilihat dari berapa ribu jam terbangnya. Ada standar minimum jam terbang untuk bisa dikatakan sebagai pilot profesional.

Begitu juga dengan menulis, seorang penulis profesional dan tersohor, bisa menulis dengan bagus, bahkan mampu membawa pembacanya ke alam cerita yang diceritakan, bukan persoalan teori yang canggih, tapi itu persoalan jam terbang dalam menulis, serta pelibatan hati dan perasaan dalam menulis. Bagaimana caranya? Sering-seringlah menulis.

Kepiawaian Anda menulis, akan terus meningkat seiring dengan latihan-latihan yang terus dilakukan. Sama halnya dengan seorang binaragawan. Ototnya akan terus membentuk dan berkembang seiring dengan latihan yang terus menerus, tanpa henti. Jika mereka (binaragawan atau olahragawan) tidak latihan seminggu saja, otot akan terasa kaku. Begitu juga dengan menulis, tidak sering menulis, akan membuat jari dan pikiran kita menjadi kaku, tidak lagi mengalir dengan lancar.

Kelas Menulis Daring (KMD) Sahabat Pena Kita (SPK) ini, mengajarkan pesertanya bahwa teori itu penting, tetapi praktik itu wajib. Oleh sebab itu, kelas menulis ini didesain antara teori dengan praktik. Dalam waktu 21 hari, peserta mendapatkan 3 kali teori dan 18 hari latihan menulis, dengan langsung dibimbing oleh mentor-mentor handal, yang pada kesempatan kali ini, beliau berdua (Dr. Ngainun Naim, M.Ag dan Drs. Much. Khoiri, M.Si) berkesempatan dan berkenan memberikan prolog dan epilog dalam buku yang sangat inspiratif ini.

Buku ini menjadi bukti bahwa, Kelas Menulis Daring Sahabat Pena Kita (KMD-SPK) tidak hanya berteori, akan tetapi memberikan pendampingan yang intensif hingga menghasilkan karya. Bukan sekedar karya, bahkan mahakarya. Amiin.

Saya selaku ketua Sahabat Pena Kita, mengucapkan selamat atas terbitnya buku peserta kelas menulis ini, semoga ke depan dapat semakin baik dalam penyelenggaraan kelas menulis dan mampu menebarkan manfaat sebesar-besarnya bagi pecinta dunia literasi khsususnya dan bagi seluruh masyarakat Indonesia pada umumnya. Semoga sukses dan selamat membaca!.

Bagikan

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here