MOMEN MENG-OBONG

0
761

Hampir saja saya gagal berangkat ke edOTEL Sidoarjo. Pasalnya, setelah mengikuti seminar literasi SPK di Unusida Sidoarjo, saya pulang ke Surabaya. Ada beberapa urusan yang perlu saya bereskan.

Sebelum pulang, ketua SPK Dr. M. Arfan Mu’ammar berpesan, “Nanti kita ketemu di edOTEL ya. Alamatnya sudah saya share di grup.”

Saya hanya menjawab insyaallah. Kemudian kami berpisah. Beliau pulang dan saya salat di musala.

Mendung tampak tebal. Gerimis mulai turun satu satu. Kalau mengikuti kebiasaan, nanti sore akan hujan hingga malam. Karena itu, melalui WA saya sampaikan ke Mbak Hitta, insyaallah saya akan kembali kalau tidak hujan.

Ndilalah kok menjelang Magrib hujan benar-benar turun. Kalau saya kembali tentu sangat berisiko. Khawatir terjadi sesuatu yang tak diinginkan.

Namun, kalau saya tidak kembali, tentu saya akan sangat kehilangan. Sebab, meminjam istilah Mas Agus Hariono, kopdar SPK adalah momen meng-obong (membakar) girah untuk menulis.

Selain itu, kopdar SPK juga momen untuk mempererat silaturahmi. Rasanya sudah lama tidak bersua dengan Prof. Ngainun Naim, Dr. Tirto Adi, Dr. Arfan Mu’ammar, Mas Agus Hariono, Bu Tuti Haryati, Pak Marjuki, Mbak Hitta, dan teman-teman SPK yang lain.

Mungkin kami memang saling berbagi tulisan di grup atau saling berkomentar. Namun, tentu saja bertemu di grup sangat berbeda dengan bertemu secara langsung. Mengutip celetukannya Prof. Ngainun, guyonnya itu tidak sama.

Alhamdulillah ternyata hujan itu tidak lama. Habis salat Magrib, saya lihat di luar sudah reda. Artinya saya bisa berangkat dan bertemu dengan teman-teman SPK.

Alhamdulillah. Jayalah SPK! Jayalah literasi!

edOTEL, 26 Februari 2022

Bagikan

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here