Penulis-penulis Wanita yang Menginspirasi

0
137

Oleh : Budiyanti

Menjadi kebanggaan tersendiri ketika sederetan wanita menjadi penulis. Dengan banyaknya penulis wanita di Indonesia berarti ikut berkontribusi dalam dunia kepenulisan dunia. Seperti kita ketahui bahwa tanggal 8 Februari sebagai hari Penulis Wanita Sedunia. Pada bulan inilah para penulis wanita sedunia merayakannya dengan penuh suka cita karena mendapatkan tempat dan diakui kiprahnya dalam dunia kepenulisan.

Banyak penulis wanita yang sangat inspiratif yang telah mengukir sejarah kesastraan dunia. Mereka tak mau kalah dengan kaum laki-laki. Tak ingin dianggap sebelah mata oleh kaum laki-laki. Bukan hanya sebagai pelengkap laki-laki saja, atau dalam bahasa Jawa sebagai konco wingking yang berarti hanya sebagai teman di belakang atau dapur. Namun, perkembangan zaman wanita bisa sejajar dengan kaum laki-laki. Melalui karya-karya mereka bisa mengubah perubahan sosial yang positif.

Karya-karya penulis wanita terus menginspirasi walaupun orangnya telah tiada. Karyanya masih hidup dan akan menjadikan generasi masa depan lebih baik. Sederetan wanita penulis yangb sangat menginspirasi sebagai berikut.

J.K Rowling, penulis novel fantasi Harry Potter ini telah melambungkan namanya di dunia karena karyanya yang sangat populer. Sepanjang sejarah dunia, belum ada pencapaian kesuksesan yang dimiliki penulis J.K. Rowling. Karena kesuksesannya, J.K.Rowling dinobatkan sebagai penulis terkarya di dunia. Gelar miliarder disandangnya.

Agatha Christie, penulis wanita paling popular di dunia. Sampai saat ini karyanya sudah terjual lebih dari dua miliar eksemplar. Ia pun sebagai penulis fiksi terlaris sepanjang masa. Wanita kelahiran Inggris 15 September1890 ini mendapatkan gelar Dame (DBE) dari kerajaan Inggris. Karyanya yang terkenal adalah  66 novel detektif yang banyak  bercerita tentang karakter detektif imajiner Hercule Poirot. Masih banyak karya lain yang menginpirasi.

Maya Angelou, penyair, penari, penyanyi ini adalah seorang penulis ceritanya tentang autobiografi yang unik ini meresap pembaca hingga ia dinominasikan untuk National Book Award  di Amerika Serikat. Barack Obama pun memberikan penghargaan tertinggi sipil negara Amerika, Medal of Frededom kepada Angelou. Karya sangat menginspirasi dunia.

Selain penulis luar ada juga penulis wanita Indonesia yang menginspirasi, R.A. Kartini, sosok wanita yang telah menggagas emansipasi wanita dan inspiratif dengan karyanya Habis Gelap Terbitlah Terang. Karya inspiratif ini berisi kumpulan surat yang ditulis oleh Kartini kepada sahabatnya di Belanda, Stella Zeehandelaar pada awal abad ke-20. Buku ini terbit tahun 1911, setelah Kartini meninggal, saat usia masih muda, yaitu 25 tahun. Buku ini merupakan karya sastra yang sangat berharga bagi sejarah pergerakan emansipasi wanita Indonesia. Dalam suratnya R.A. Kartini mengekspresikan keinginan dan impian untuk menjadi wanita modern yang dapat belajar dan berkarya di luar rumah tanpa terikat dengan tradisi dan budaya yang membatasi.

Dewi Lestari, penulis wanita Indonesia yang awal mula dikenal sebagai penyanyi trio, Rida, Sita. Dee, nama pena dari Dewi Lestari ini ternyata seorang penulis yang mampu menyihir pembacanya lewat karya pertamanya berjudul Supernova yang terbit tahun 2001. Setelah karya tersebut muncul karya lainnya yang lebih seru.

Selanjutnya ada Ayu Utami, penulis kritis ini mulai dikenal setelah menerbitkan buku berjudul Saman. Karya ini bisa terjual 55 ribu eksemplar dalam waktu tiga tahun. Ia pun pendukung gerakan. feminisme.

Tak kalah populer adalah Asma Nadia, seorang penulis wanita dengan karyanya berupa novel, cerpen ini adalah pendiri Forum Lingkar Pena dan manajer Asma Nadia Publising House. Asma Nadia adalah sosok wanita inspiratif dengan segudang karya yang Best Seller yang identik dengan nuasa Islami. Karyanya telah banyak  diangkat dalam layar lebar.  dan serial.  Emak ingin Naik Haji, Rumah Tanpa Jendela, Assalamualaikum Beijing, adalah karya yang telah tayang di layar lebar. Seluruh royalty dari buku Emak ingin Naik Haji disumbangkan untuk kegiatan sosial dan membantu mewujudkan impian kaum Islam untuk ibadah naik haji bagi yang tak mampu.

Itulah sederetan penulis wanita yang mengiinspirasi. Masih banyak penulis lainnya yang tidak bisa disebutkan satu per satu. Melalui tulisan, mereka telah mengubah dunia dengan karya yang luar biasa. Banyak hal yang dapat menginspirasi masyarakat baik tua atau muda. Banyak orang terobsesi dengan kiprahnya yang bisa jadi teladan baik tentang ketekunannya maupun isi dari karyanya.

.           Tentu saja ini membanggakan kita sebagai warga negara Indonesia. Dengan banyak wanita Indonesia berkarya menunjukkan rasa cinta Indonesia melalui karya. Ada harapan dari penulis lewat karyanya. Dengan makin banyak wanita menulis berarti makin banyak pula misi yang bisa menjadi pembelajaran bagi pembaca. Apalagi sebagai wanita dengan ketangguhannya, kegigihannya sebagai madrarah pertama bisa ditularkan lewat tulisan. Inilah salah satu kontribusi penulis wanita untuk masyarakat. Harapannya sikap, perilaku, akhlak dan kepribadian seseorang bisa mejadi lebih baik. Sebisa mungkin sebagai wanita bisa menjadi jembatan berdakwah di tengah generasi muda yang saat ini sangat memprihatinkan.

Sebuah perkembangan di era digital ini, penulis wanita saat ini makin banyak. Hal ini terlihat banyaknya seseorang menjadi anggota dari sebuah komunitas. Ternyata kaum wanita lebih banyak dengan kaum pria. Ini membuktikan ingin berkarya walaupun seabrek tugas sebagai wanita. Mereka mengekpresikan dalam karya berbentuk fiksi maupun non-fiksi dalam wadah grup WhatApp.  Selain itu banyak juga kaum wanita menulis di media social. Hal ini menunjukkan kemajuan zaman.

Nah, sekarang bagaimana dengan diri kita sebagai wanita Indonesia? Sudahkah kita telah ikut berkontribusi untuk negeri kita sendiri. Beranikah menyatakan diri sendiri sebagai penulis wanita? Jika sudah pernah menulis, kita harus berani disebut penulis. Predikat yang membanggakan.

Sebagai wanita, penulis berharap makin banyak wanita yang mau menulis. Wanita-wanita penulis bisa menjadi garda terdepan pada generasi penerus yang cerdas, berbudi ;luhur dan berakhlak mulia. Ketekunan, kesabaran dalam berkarya serta bisa sebagai jembatan berdakwah lewat tulisan. Hasil karya sesederhana apa pun  bisa dijadikan teladan bagi anak cucu. Harapannya makin banyak kaum wanita menjadi penulis akan berdampak pada moral bangsa semakin baik.

Bagaimana mewujudkannya agar bisa menjadi wanita penulis? pertama, niat. Niatkan dengan sungguh-sungguh. Kedua, aksi. jika niat sudah ada, harus segera aksi atau gerak dengan menulis dan menulis apa saja. Kita harus praktik apa pun bentuknya. Ketiga, mau belajar. Belajar menulis bisa disiasati dengan gemar membaca. Membaca buku, membaca siituasi dan lingkungan.  Selanjutnya menulis dan menulis. Suatu saat tulisan kita akan menemui jodohnya. Jangan takut mencoba dengan selalu berlatih.

Namun, masih ada PR bagi kita sebagai wanita agar misi kita bisa tersampaikan. Bagaimana usaha kita agar anak cucu memahahi isi cerita? tak lain dengan membaca. Di sisi lain kegemaran membaca di Indonesia sangat minim. Oleh karena itu, upaya gerakan literasi di Indonesia lebih digerakkan lagi agar masyarakat gemar membaca.

Salah satu cara agar masyarakat mau membaca adalah dengan menyajikan tulisan yang menarik. Jika tulisan menarik, akan banyak pembaca menyukai karya kaum wanita yang akan berdampak pada perilakunya. Jangan sampai meracuni hal negatif dari karya-karya kita. Oleh karena itu, marilah berkarya yang baik yang dapat mengubah perilaku pembaca menjadi lebih baik.

Tulisan adalah jejak. Sekali dipublikasikan, tak bisa ditarik. Tulislah hal-hal berarti yang tak akan pernah kau sesali kemudian. (Helvi Tiana Rosa)

Ambarawa, 31 Januari 2024

Bagikan

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here