KEBENARAN ITU DARI TUHANMU

0
204

Semilir angin pagi berhembus. Segar. Hari baru dimulai. Malam akan berganti menjadi siang. Gelap akan menjadi terang. Harapan baru senantiasa kita tancapkan. Semoga kesehatan, kedamaian, kebahagiaan, mengiringi perjalanan hidup kita.

Memulai pagi, kita lanjutkan mengaji kita. Satu hari satu ayat, kita baca tulisan Arabnya, dilanjutkan membaca artinya, oke? Mari baca dengan bersuara lantang..

Al-haqqu min rabbika falaa taquunanna minal mumtariin..
Al-haqqu min rabbika falaa taquunanna minal mumtariin..
Al-haqqu min rabbika falaa taquunanna minal mumtariin..
Al-haqqu min rabbika falaa taquunanna minal mumtariin..
Al-haqqu min rabbika falaa taquunanna minal mumtariin..

Kebenaran itu dari Tuhanmu, maka janganlah sekali-kali engkau (Muhammad) termasuk orang-orang yang ragu.
Kebenaran itu dari Tuhanmu, maka janganlah sekali-kali engkau (Muhammad) termasuk orang-orang yang ragu.
Kebenaran itu dari Tuhanmu, maka janganlah sekali-kali engkau (Muhammad) termasuk orang-orang yang ragu.
Kebenaran itu dari Tuhanmu, maka janganlah sekali-kali engkau (Muhammad) termasuk orang-orang yang ragu.
Kebenaran itu dari Tuhanmu, maka janganlah sekali-kali engkau (Muhammad) termasuk orang-orang yang ragu.

Surat apakah ini?
Surat Al-Baqarah (2) ayat ke-147.
Pelan-pelan saja. Tidak perlu ngebut, Mempelajari Al-Qur’an tidak perlu buru-buru. Sementara ikhtiar kita seperti ini. Kita memupuk semangat, berusaha untuk istiqamah terus membaca dan mencintai Al-Qur’an.

Mengapa?
Karena istiqamah itu sungguh tidak mudah. Ada banyak godaan untuk bisa membaca Al-Qur’an, walau hanya satu ayat. Sederhana saja. Bergembiralah!

Kebenaran datang dari Tuhanmu.
Kebenaran apa?
Kita saksikan secara nyata bagaimana malam berganti menjadi siang. Siang berganti menjadi malam. Begitu seterusnya. Sejak kita kecil, hal ini pun kita alami, kita ketahui. Hanya saja, sekarang hati kita dipenuhi berbagai gejolak akibat melonjaknya wabah pandemi covid-19. PPKM Darurat diberlakukan. Tiap hari kita dengar ada teman dan tetangga yang terpapar positif covid. Isolasi mandiri di rumah, ada juga yang di rumah sakit. Kita dengar pula hampir tiap waktu berita kematian, baik karena covid-19 maupun sebab lain. Miris tentunya. Doa tidak putus-putus senantiasa kita panjatkan, untuk kesembuhan saudara, teman dan tetangga yang sedang sakit. Shalat ghaib kita lakukan untuk guru, sahabat, teman dan tetangga yang kembali menghadap Sang Pencipta.

Maka janganlah sekali-kali engkau (Muhammad) termasuk orang-orang yang ragu.
Peringatan agar jangan sekali-kali engkau (Muhammad).. Kita yang mengaku umatnya Nabi Muhammad pun dengan demikian diingatkan agar “jangan sekali-kali”.

Jangan apa?
Termasuk orang-orang yang ragu.
Terhadap kebenaran, jangan termasuk orang yang ragu.

Angin semilir pagi hari adalah sebuah kebenaran.
Suara Kokok ayam bersahutan adalah sebuah kebenaran.
Cicit burung-burung yang membuka pagi adalah sebuah kebenaran.
Daun-daun yang hijau dan bunga-bunga yang bermekaran adalah sebuah kebenaran.
Tanah yang masih basah oleh hujan adalah sebuah kebenaran.
Langit nan cerah menyejukkan mata adalah sebuah kebenaran.

Al-haqqu min rabbika falaa taquunanna minal mumtariin..
Kebenaran itu dari Tuhanmu, maka janganlah sekali-kali engkau (Muhammad) termasuk orang-orang yang ragu.

Wallahu a’lam.

Yogyakarta, 12 Juli 2021

Bagikan

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here