GADIS ISTIMEWA ITU BERNAMA CINDY

0
2006

GADIS ISTIMEWA ITU BERNAMA CINDY

Oleh: Agung Nugroho Catur Saputro*)

Dalam perjalanan karierku sebagai pendidik, baru kali itu saya merasakan hati berdesir ketika melihat anak-anak yang berjuang meraih mimpi-mimpinya di tengah himpitan ketidaksempurnaan anggota jasmaninya. Malam itu, dengan mata kepada sendiri saya menyaksikan bagaimana bersemangatnya anak-anak SMALB yang sedang berjuang mengerjakan soal-soal tes seleksi OSN SMALB tingkat provinsi Jawa Tengah. Saya kebetulan mendapat tugas untuk mengawal pelaksanaan tes seleksi OSN SMALB bidang IPA yang mana seleksi bidang IPA diikuti oleh anak-anak tuna runggu atau tidak dapat mendengar. Untuk memudahkan dalam memberikan instruksi ataupun penjelasan terkait tata tertib selama tes seleksi, panitia meminta bantuan adik-adik mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Luar Biasa FKIP Universitas Sebelas Maret yang membantu pelaksanaan tes seleksi dengan bahasa isyarat menggunakan tangan.

Setelah waktu pelaksanaan tes seleksi OSN SMALB telah habis, semua siswa SMALB dipersilakan meninggalkan ruang ujian untuk selanjutnya panitia OSN SMALB Provinsi Jawa Tengah melakukan koreksi jawaban peserta OSN untuk diumumkan hasilnya besok pagi. Malam itu seluruh panitia bekerja keras mengkoreksi lembar jawaban siswa dan membuat daftar peringkat hasil seleksi OSN SMALB tingkat provinsi Jawa Tengah.

Pada pagi harinya setelah semua peserta, guru pendamping dan panitia seleksi OSN SMA LB tingkat Provinsi Jawa Tengah telah sarapan pagi, kami semua berkumpul di aula LPMP Provinsi Jawa Tengah untuk mengikuti acara pengumuman hasil seleksi OSN siswa SMALB tingkat provinsi Jawa Tengah. Dalam acara tersebut disampaikan oleh panitia bahwa hanya pemenang juara satu saja yang akan dikirim untuk mewakili provinsi Jawa Tengah dalam seleksi OSN tingkat nasional. Peserta yang memperoleh juara satu akan dikarantina selama satu bulan untuk mengikuti pendampingan dan pembimbingan secara intensif. Pendampingan dan pembimbingan persiapan OSN tingkat nasional akan ditangani oleh dosen-dosen dari Universitas Sebelas Maret. Setelah diumumkan rangking peringkat perolehan nilai tes seleksi OSN SMALB tingkat provinsi Jawa Tengah, diketahui bahwa juara satu bidang IPA dipegang oleh seorang siswi cantik yang bernama Cindy.

Pasca pelaksanaan tes seleksi OSN SMALB tingkat Provinsi Jawa Tengah di gedung LPMP tersebut, saya bertemu dengan mbak Cindy (begitu saya memanggilnya) di Solo karena proses pembimbingan intensif diselenggarakan di kota Solo. Mbak Cindy adalah seorang gadis cantik berjilbab dengan kulit putih dan berpenampilan anggun seperti pada umumnya gadis-gadis usia SMA. Siapapun yang melihatnya pasti tidak pernah menyangka kalau dia adalah seorang penyandang tuna rungu. Selain menyandang tuna rungu, mbak Cindy juga mengalami kesulitan dalam berbicara. Saya kira dia mengalami kesulitan berbicara karena ia kesulitan mendengarkan suara sehingga jumlah kosakata yang diketahui juga menjadi terbatas.

Ketika saya berbincang-bincang dengan ibu guru pendampingnya, saya terkejut dan kagum dengan sosok gadis remaja nan cantik tersebut. Menurut keterangan guru pendampingnya, Cindy mengalami kelainan pendengaran (tidak tuna rungu total) sejak usia SD. Oleh kedua orang tuanya, dia disekolahkan di SDLB agar ia dapat berkembang dengan baik di tengah keterbatasan indera pendengaran dan kemampuan bicaranya. Selama sekolah di SDLB, Cindy terlihat memiliki keunggulan di bandingkan teman-temannya. Dia memiliki kemampuan/kepandaian yang melebihi rata-rata kemampuan teman-temannya. Mengetahui kelebihan dan keistimewaan anaknya tersebut, kedua orang tua Cindy memutuskan untuk melanjutkan pendidikannya di sekolah biasa (SMA Negeri).

Masih menurut cerita guru pendampingnya, di SMA Cindy ternyata sering menjadi juara satu di kelasnya. Dia memperoleh nilai tes tertinggi hampir di semua mata pelajaran. Hanya satu mata pelajaran yang dia memperoleh nilai di bawah teman-temannya, yaitu di mata pelajaran bahasa Inggris. Ya, dia mengalami kesulitan di mata pelajaran bahasa Inggris karena ia harus mendengarkan speaking gurunya sedangkan ia memiliki keterbatasan dalam mendengarkan. Walaupun begitu, ternyata Cindy tidak merasa rendah diri ketika bergaul dengan teman-temannya yang normal. Dia tetap percaya diri dan semangat belajar. Terbukti ia mampu menjadi juara kelas walau memiliki kelemahan dalam pendengaran.

Ketika akan mulai mengajar mbak Cindy, saya sempat bingung bagaimana cara saya mengajarnya karena ia kesulitan mendengar. Kemudian saya mencari informasi ke guru pendampingnya bagaimana cara mengajar Cindy. Guru pendampingnya memberitahukan bahwa cara mengajar atau menjelaskan ke Cindy adalah dengan cara berbicara secara pelan-pelan disertai gerak mimik bibir yang jelas karena dia memperhatikan gerakan bibir orang yang menjadi lawan bicaranya. Dengan cara begitulah Cindy mampu menangkap maksud penjelasan gurunya. Dalam hati saya merasa takjub dengan anugerah Allah Swt berupa kemampuan yang luar biasa yang dimiliki mbak Cindy tersebut. Walau memiliki keterbatasan pendengaran, dia justru memiliki kemampuan istimewa untuk memahami perkataan orang lain melalui pengamatan gerak bibir orang tersebut. Subhanallah…

Setelah mengetahui cara mengajar mbak Cindy, saya pun mulai mengajar mbak Cindy untuk bidang kimia. Selama satu bulan memberikan pelajaran kimia, saya lebih banyak menuliskan penjelasan saya agar dia lebih mudah memahaminya. Jika terpaksa harus diucapkan, saya mengucapkan secara pelan-pelan dan diulang-ulang dengan disertai gerakan bibir yang jelas. Alhamdulillah selama pembimbingan intensif selama satu bulan, mbak Cindy mampu mengikuti proses pembimbingan dengan baik dan dari hasil tes try out dia mendapatkan nilai yang tinggi.

Setelah selesai mengikuti karantina untuk pembimbingan intensif, akhirnya pada waktu yang telah ditetapkan panitia OSN tingkat nasional, Cindy berangkat mengikuti seleksi OSN SMALB bidang IPA di tingkat nasional. Dia datang di seleksi OSN SMALB tingkat nasional mewakili sekolahnya dan juga mewakili pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Pada seleksi tingkat nasional tersebut, Cindy memperoleh juara dua tingkat nasional. Sebuah capaian prestasi yang luar biasa yang diraih oleh seorang gadis remaja yang memiliki semangat tinggi untuk sukses walau di tengah himpitan ketidaksempurnaan organ indera pendengaran.

Satu tahun kemudian, saya kembali ditugaskan oleh panitia OSN SMALB Provinsi Jawa Tengah untuk memberikan bimbingan intensif kepada siswa yang akan mengikuti seleksi OSN SMALB tingkat nasional. Ketika memasuki ruang belajar, saya terkejut karena bertemu kembali dengan mbak Cindy. Dari ngobrol-ngobrol dengan gadis cantik yang istimewa tersebut, barulah saya tahu bahwa ternyata setelah memperoleh juara dua di seleksi OSN tingkat nasional, dia belum puas. Dia masih ingin meraih juara satu di seleksi OSN tingkat nasional. Maka di tahun berikutnya diapun kembali ikut tes seleksi OSN tingkat Provinsi Jawa Tengah dan kembali memperoleh juara satu sehingga berhak untuk ikut ke seleksi OSN tingkat nasional. Karena mbak Cindy sudah pernah mengikuti pembimbingan intesif selama satu bulan full setahun yang lalu, maka saya meningkatkan kualitas soal-soal yang saya berikan. Alhamdulillah walau materi bimbingan lebih tinggi dan tingkat kesulitannya juga lebih tinggi, mbak Cindy tetap masih dapat mengikuti dengan baik.

Setelah selama satu bulan full mengikuti proses pembimbingan, tibalah saatnya dia kembali mengikuti seleksi OSN SMALB bidang IPA tingkat nasional. Pasca menjalankan tugas pembimbingan ke mbak Cindy, saya pun kembali ke aktivitas rutin di kampus hingga pada suatu hari ada pesan WhatsApp yang masuk ke handphone saya. Setelah handphone saya buka, ternyata pesan WA tersebut dari mbak Cindy. Di pesan WA tersebut, mbak Cindy memberitahukan kalau dia memperoleh juara satu di seleksi OSN SMALB bidang IPA di tingkat nasional. Dia sangat senang dan bahagia sekali memperoleh juara satu tingkat nasional. Dia sangat bahagia karena mampu membanggakan kedua orang tuanya. Di pesan WA tersebut, dia juga mengucapkan terima kasih ke saya karena telah membimbingnya selama proses karantina sehingga akhirnya ia mampu meraih cita-citanya menjadi juara satu tingkat nasional. Membaca pesan WA dari mbak Cindy tersebut, saya ikut senang dan bangga dengan dia. Di tengah himpitan keterbatasan indera pendengarannya, Cindy, seorang gadis remaja istimewa yang pantang menyerah telah membahagiakan kedua orang tuanya dan ikut mengangkat pemerintah Provinsi Jawa Tengah sebagai juara umum OSN tingkat nasional. Selamat ya mbak Cindy, semoga tercapai semua cita-citamu. Semoga sukses dan bahagia selalu…

Demikianlah kisah perjumpaanku dengan mbak Cindy, seorang gadis remaja difabel penyandang tuna rungu yang menjadi juara dengan perolehan medali emas pada seleksi OSN SMALB bidang IPA tingkat nasional. Membaca kisah perjalanan hidup dan perjuangan mbak Cindy ini, semoga mampu menginspirasi dan memotivasi kita semua untuk pantang menyerah dalam mengejar cita-cita dan meraih kesuksesan. Aamiin…

Gumpang Baru, 3 Februari 2020

_______________________

*) Dosen dan penulis di Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

*) Mahasiswa doktoral Program Studi S3-Pendidikan Kimia PPs Universitas Negeri Yogyakarta

Bagikan

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here