Hati Suhita di FIP UNESA, Jendela Koneksi Kopdar 10 SPK

0
240

Hitta Alfi Muhimmah

 

Berawal dari bulan Juli 2023, kami menyelenggarakan rapat pengurus dan Pembina SPK. Hasil rapat memutuskan salah satunya adalah penentuan lokasi kopdar 10. Berdasar hasil musyawarah mufakat, kami memutuskan bahwa kopdar SPK ke-10 diselenggarakan di kampus UNESA. Berdasarkan keputusan tersebut, tidak lama dari waktu tersebut, kami merapatkan barisan ke tim yang kami bidik untuk membantu teknis acara.

Sebelum koordinasi dengan semua pihak internal, lebih dulu saya mencari informasi terkait narahubung Ning Khilma. Tanpa kesulitan, karena sebelumnya, beliau satu grup dengan saya di grup Whatsapp Dunia Santri Community. Saya chat ke ketua DSC dan diarahkan untuk menghubungi Gus Mazda, suami Ning Khilma. Beliau saat ini merangkap menjadi manajer Ning Khilma.

Saya chat Gus Mazda dan seketika beliau langsung menelepon saya. Saya jelaskan maksud dan tujuan untuk mengundang Ning Khilma serta jadwal yang kami tawarkan. Kami menawarkan pada bulan Agustus akhir, ternyata beliau hanya bisa pada minggu ke-2 bulan September. Tanpa piker Panjang, saya menyetujuinya, karena beliau sangat padat jadwalnya. Diputuskan acara pada tanggal 9 September 2023. Ternyata angka yang cantik. 9-9. hehe

Setelah dengan Ning Khilma oke, kami lanjutkan untuk koordinasi dengan pengurus BEM Fakultas Ilmu Pendidikan, harapannya bisa dibantu mengelola oleh BEM FIP. Tetapi, ternyata pada bulan September, agenda mereka padat merayap. Bersamaan dengan agenda PKKMB Fakultas. Setelah itu, kami lanjut koordinasi dengan HMP (Himpunan Mahasiswa Prodi) PGSD untuk Kerjasama pelaksanaan kegiatan. Ternyata hasilnya juga nihil. Pada bulan yang sama, mereka sedang mempersiapkan kegiatan olimpiade dan kegiatan lainnya.

Dua kali koordinasi, namun belum berhasil menemukan tim yang bisa membantu. Kami mencoba bertemu Pak Emcho untuk diskusi. Tanpa piker Panjang, saya kumpulkan beberapa mahasiswa yang saya anggap mampu membantu. Saya japri satu per satu mereka, saya tanyakan kesediaannya dan saya undang untuk hadir koordinasi. Alhamdulillah, terkumpul ada 10 orang tim “sat set wat wet.”

Setelah koordinasi dengan tim, saya menghadap ke Koordinator Prodi PGSD untuk memohon izin dan Kerjasama. Alhamdulillah beliau sangat antusias dan support penuh bahkan segera menransfer sejumlah bantuan dana untuk konsumsi. Setelah itu, saya lanjut menghadap ke Pak Dekan, untuk izin dan kerjasama. Alhamdulillah, Pak Dekan support penuh, bahkan beliau menawarkan menggunakan ruangan auditorium dan ruang rapat secara gratis.

Setelah semua pihak setuju, dan oke. Tanpa disadari, ternyata acara sudah mendekati H-1 minggu. Karena disambi dengan kesibukan saya di Gugus Penjaminan Mutu Fakultas yang harus menyiapkan borang akreditasi 18 Prodi.  Awalnya saya pesimis, di waktu yang hanya tinggal satu minggu, apakah mampu menyiapkan segala hal. Alhamdulillah, atas izin Allah dan bantuan tim hebat. Kami gerak cepat menyiapkannya dan tiap hari kami sempatkan koordinasi. Meskipun ditengah gempuran kesibukan agenda fakultas dan mengajar, Alhamdulillah, mahasiswa gerak sangat cepat.

Alhamdulillah, diluar dugaan, banyak mahasiswa yang ingin daftar ikut acaranya. Tetapi, terpaksa kami harus membatasi perwakilan kelas 10 orang saja. Karena kami memiliki total 25 kelas. Itu sudah mencapai 250 peserta. Tetapi ada peserta yang ttap ingin hadir meskipun tidak diberikan konsumsi. Alhamdulillah, luar biasa.

Hari ini merupakan hari H pelaksanaan. Tanggal 9 bulan 9. Semoga acaranya pun secantik tanggalnya. Alhamdulillah, antusiasme peserta hari H sangat luar biasa. Ning Khilma dengan Anggun membawakan materi yang sangat berbobot dan Pak Emcho dengan pembawaan yang santai dan materi yang berisi daging. Alhamdulillah, Zelda hadir melengkapi kegembiaraan kami. Zelda, mahaisswa kami yang tuna netra dengan suara emas yang dimilikinya, mampu membuat kami semakin bersemangat, bersyukur, dan menikmati acara. Rasanya kami tak mau meninggalkan auditorium dengan segera. Lagu “nemen” dari Denny Caknan mampu menggemparkan penutupan kami di hari itu. Ning Khilma pun ikut menyanyi.

Setelah berkegiatan di auditorium, kami lanjutkan untuk sholat, istirahat, dan makan siang bersama di ruang rapat Fakultas. Bapak Ibu keluarga SPK terlihat sangat menikmati dengan hidangan sederhana yang kami hadirkan. Lanjut dengan dialog diskusi bersama dengan keluarga besar SPK yang sangat hangat. Diskusi kami berjalan sangat lancar. Namun ada yang tak terduga. Awalnya, saya sangat berharap, Ketika Kopdar berlangsung di UNESA, setelah itu, saya serahkan lagi kepengurusan pada ketua terpilih, Pak Agung. Karena saya merasa, sungguh banyak tanggung jawab yang harus saya jalankan di Fakultas maupun Prodi. Saya khawatir kurang optimal, sehingga harapan besar saya, bisa mengembalikan kepemimpinan ke Pak Agung. Cukup saya sebagai Plt selama beberapa bulan saja.

Namun, forum berkata lain, para pembina menyampaikan hal saya, bahwa tetap saya diminta melanjutkan kepemimpinan ini karena Pak Agung masih dalam kondisi pemulihan. Berat bagi saya, namun dengan memohon bimbingan dari Allah dan tim pembina, Bismillah, saya dikuatkan untuk menjalankan Amanah ini. Amanah berat bagi saya karena harus membagi secara porsi yang sama dengan beberapa hal. Diskusi SPK berjalan hingga pukul 17.10 WIB. Tanpa terasa, karena diskusi kami sangat mengasyikkan dan menghasilkan banyak inspirasi baru. Semoga saya mampu menjalankan Amanah ini dengan baik. SPK semakin Berjaya dan terdepan. Aamiinn.

Bagikan

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here