Move On!

0
216

“Dan janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah, sesungguhnya ‎tiada berputus asa dari rahmat Allah melainkan kaum yang kafir.”‎ (Q.S. Yusuf : 87)‎

Betapa banyak orang yang hidupnya menderita karena terus menerus ‎larut dan tenggelam dalam trauma mendalam atas peristiwa masa lalu yang ‎pernah dialaminya. Mereka tidak segera bangkit, move on untuk ‎melangkahkan kaki, menuju kehidupannya yang baru. Alih-alih membuka ‎lembaran baru kehidupannya yang masih putih bersih, terang-benderang, ‎mereka justru sibuk membolak-balik lembaran kelam masa lalunya yang penuh ‎kepedihan dan penderitaan. Mereka menyiksa diri dengan tidak mau beranjak ‎melihat dunia nyata. Mereka terpaku dan terkungkung oleh masa lalu. ‎

Sungguh, sangat menyedihkan kondisi mereka ini. Hidup yang begitu ‎indah, tertutupi oleh awan gelap karena pikiran dan perasaan negatif yang ‎terus menerus diturutinya. Masa depan cerah yang masih mungkin dicapai, ‎dihalangi kabut pekat yang bersumber dari pikiran dan perasaannya sendiri.‎

Betapa sedikitnya orang yang mampu untuk segera move on, bangkit ‎dari keterpurukan, segera bergegas menjemput impian, sigap membangun ‎kembali cita-cita dan harapannya dari reruntuhan puing-puing kekecewaan ‎dan kesedihan.‎

Padahal, pengalaman hidup mengajarkan bahwa tidak ada duka yang ‎abadi, tidak ada nestapa yang tak berkesudahan. Ketika kini duka ‎menghampiri, yakinlah suka akan segera kita jelang. Ketika kesedihan datang ‎menghadang, yakinlah kebahagiaan akan segera datang menyapa.‎

Suka-duka, senang-susah, tawa-tangis, bahagia-derita adalah ‎dinamika kehidupan yang melingkupi setiap manusia. Hidup mengajarkan kita ‎untuk tetap optimis menyongsong masa depan. ‎

Life must go on. Hidup harus terus berjalan, apa pun kondisi yang ‎sedang kita alami dan rasakan. Betapa pun sulitnya keadaan kita saat ini, ‎betapa pun beratnya beban hidup yang tengah kita tanggung, sepahit apa pun ‎peristiwa yang kita alami, selalu ada harapan masa depan yang lebih baik. Asa ‎itu selalu ada.

Tidak ada ruang putus asa bagi hamba-hamba Tuhan yang beriman, ‎yang yakin dan percaya akan kemahakuasaan-Nya. Tidak ada alasan untuk ‎menyerah pada keadaan, ketika kita tahu bahwa Tuhan tidak akan menguji ‎hamba-Nya di luar batas kemampuannya.‎

Move on! Bangkitlah! Susun kembali puing-puing harapan yang ‎berserakan di atas lantai keputusasaan. Urai kembali benang kusut cita-cita ‎yang tergeletak tak berdaya di atas tumpukan tanah kekecewaan. ‎

Tugas kita adalah membenahi kondisi agar menjadi lebih baik, bukan ‎meratapi nasib serta kenyataan pahit yang menimpa kita. Yang lalu biarlah ‎berlalu. Kita buka lembaran baru kehidupan yang dipenuhi dengan semangat, ‎optimisme, serta pendaran cahaya harapan. Yakinlah, masa depan cerah ada ‎di depan mata.‎

***

Dr. Didi Junaedi, M.A. Dosen IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Penulis Buku-Buku Motivasi Islam.

 

 

 

 

 

 

 

 

Bagikan

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here