SEEKOR BURUNG DI ATAS KEPALA BUAYA

0
163

By: Taufiqi Bravo

Suatu ketika ada seekor burung kecil dengan lincahnya mendekati seekor buaya besar yang sedang berjemur di pinggiran sungai. Dengan percaya diri, si burung mungil itupun berkata kepada sang buaya.” Wahai buaya. Aku adalah saudaramu”.

Mendengar statement si burung yang nampak lemah di matanya itu, buayapun menjawab dengan arogan,” Hei. Apa kamu tidak mengaca. Aku ini besar, kuat, dan ditakuti semua hewan maupun manusia. Sedangkan kamu, apalah dirimu, kecil, lemah, dan tidak berdaya. Enyahlah kamu dari sisiku, atau kalau tidak, aku akan menyantapmu”.

Tanpa mempedulikan kata-kata sang buaya, tiba-tiba dengan secepat kilat, si burung kecil melesat dan seseaat kemudian telah bertengger di atas kepala buaya sombong itu.

Buaya itupun nampak kaget dan terus berusaha mengepak-ngepakkan kepalanya dengan maksud untuk menjatuhkan mahluk kecil di atas kepalanya. Di tengah lamanya sang buaya berusaha namun tak kunjung berhasil pula, muncullah seekor buaya lain mendekati mereka. Buya yang baru datang tersebut nampak keheranan dengan kejadian itu. Diapun bertanya,” hai teman. Siapakah gerangan yang ada di atas kepalamu itu?”.

Dengan sambil menyimpan rasa malunya, sang buaya itupun menjawab,” o…burung ini adalah saudara dekatku. Aku sangat mencintainya. Sebab itu aku menaruhnya di atas kepalaku”.

Saudaraku…
Demikianlah. Jika kita ingin hidup diakui oleh orang lain, kita wajib menjadi orang sukses. Imam Ali bin Abi Thalib berkata,”
Jika kamu kaya, semua orang akan mengaku saudaramu. Namun, jika kamu melarat, saudaramupun akan mengingkarimu.

Bagikan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here